jasa kirim barang

Angkutan Barang Dilarang Beroperasi Mulai H-5 Lebaran

indokurir.com , Jakarta – Kementerian Perhubungan melarang truk lebih dari dua sumbu melintas mulai 12 Juli 2015 (H-5 Lebaran) sampai 21 Juli 2015 (H+3 Lebaran) di jalur utama arus mudik. Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi Angkutan Lebaran 2015 antara kementerian dan Organisasi Angkutan Darat serta instansi dan operator angkutan umum lainnya di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin, 8 Juni 2015.

“Mulai 12-21 Juli 2015, truk sudah enggak boleh jalan,” kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam rapat koordinasi di kantornya.

Pada arus balik terhitung Rabu, 22 Juli 2015 pkl 00:00 WIB s.d. Minggu, 26 Juli 2015 pkl 24:00 WIB, Polri akan mengalihkan truk dengan sumbu lebih dari dua, truk tempelan, truk gandengan, kontainer, yang dari arah timur akan dilewatkan ke Pantura dan tidak masuk ke jalan Tol Pejagan, Tol Palikanci, dan Tol Cipali. Selanjutnya dari jalan Pantura akan masuk kembali ke Tol Cikampek. Untuk Tol Jakarta-Merak dan Jakarta-Cikampek serta Tol JORR/Cikunir berlaku nomal.

Keputusan itu sekaligus memperpanjang masa larangan truk melintas saat arus mudik. Pada tahun lalu, truk lebih dari dari dua sumbu baru dilarang beroperasi pada H-4 sampai Hari Lebaran. Menteri Jonan sebelumnya mengusulkan truk lebih dari dua sumbu dilarang beroperasi mulai 11-25 Juli 2015 (H-6 sampai H+6 lebaran) untuk memperlancar arus mudik.

“Tapi kalau larangan operasi diperpanjang dan diputuskan mendadak, operator kesulitan menyesuaikan,” kata Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Logistik dan Multimoda Perhubungan Sugihardjo memberi saran.

Ketua DPP Organda Teddy Rusli yang hadir dalam rapat koordinasi akhirnya sepakat dengan keputusan itu. Nantinya, truk lebih dari dua sumbu tak akan beroperasi mulai H-5 sampai H+3 Lebaran 2015. “Tapi masih ada pengecualian buat angkutan tertentu seperti tahun-tahun lalu,” kata dia.

Pengecualian itu adalah untuk truk-truk besar yang mengangkut bahan pokok, susu segar, bahan bakar minyak, barang ekspor-impor, dan bahan-bahan yang tak tahan lama. Truk yang mengangkut barang-barang tersebut tetap diperbolehkan melintas.

44total visits,1visits today