Istilah-istilah dalam Freight Forwarding

  • Air Freight ( A/F ) adalah biaya pengiriman barang dengan menggunakan pesawat.
  • Air Way Bill / AWB fungsi dan kegunaannya adalah sama dengan Bill Of Lading. Namun AWB ini khusus untuk pengiriman barang via Udara.
  • Bill Of Lading atau B/L adalah Surat / Dokumen yang diterbitkan oleh Shipping Line / Freight Forwarder untuk setiap pengiriman barang Export. Bill Of Lading ini di terbitkan pada tanggal keberangkatan Kapal. Bill Of Lading ini nantinya akan diberikan kepada consignee untuk mengambil barang di tempat tujuan (pengambilan import). Fungsi dari Bill Of Lading ini sangat banyak. Selain sebagai bukti pengambilan barang di tujuan, juga dilampirkan dalam proses pembuatan COO.
  • Booking adalah istilah untuk pemesanan tempat
  • C & F adalah Cost and Freight adalah system pembelian barang dimana Biaya Pengiriman dan Harga Barang di bayarkan di pelabuhan muat namun asuransi menjadi tanggungan Penerima Barang.
  • C.I.F adalah Cost Insurance & Freight adalah system pembelian barang dimana Biaya Pengiriman, Asuransi dan Harga barang dibayarkan sebelum kapal berangkat / di pelabuhan muat.
  • Closing Time ( C/T ) adalah waktu ditutupnya pemasukan / penumpukan barang di UTPK atau warehouse.
  • Comemrcial Invoice adalah Daftar Nilai / Harga Barang yang tercantum dalam Packing List. Commercial Invoice ini berisikan nilai barang per item dan total nilai barang. Bill Of Lading, Packing List dan Commercial Invoice adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam proses Export dan Import atau bisa dikatakan ketiga dokumen ini adalah 1 set dokumen Export / Import.
  • Consignee adalah nama lain dari importer atau penerima barang. Istilah ini akan selalu dipakai sebagai pengganti kata importer / penerima barang / pembeli.
  • Customs Clearance adalah proses administrasi pengiriman dan atau pengeluaran barang ke / dari Pelabuhan muat / Bongkar yang berhubungan dengan Kepabeanan dan administrasi pemerintahan.
  • Delivery Order / DO adalah Surat yang diterbitkan pihak shipping atau forwarder kepada shipper sebagai tanda bukti pengambilan container kosong dan atau tanda bukti pengiriman barang dari gudang shipper ke UTPK atau Warehouse.
  • DEPO adalah tempat penumpukan container kosong
  • Dry Container adalah container kering / standar yang digunakan untuk mengirim barang2 biasa yang tidak berbahaya dan bukan merupakan barang gas atau cair. COntohnya mebel, handicraft, garment, etc.
  • Descriptions of Goods adalah deskripsi barang.
  • ETA adalah Estimated Time of Arrival yaitu Waktu Perkiraan Kedatangan Kapal / Pesawat.
  • ETD adalah Estimated Time of Departure yaitu Waktu Perkiraan Keberangkatan Kapal / Pesawat dari pelabuhan muat.
  • FCL adalah Full Container Loaded yaitu Pengiriman Barang dengan Menggunakan Kontainer.
  • Feeder Vessel adalah Kapal pengangkut dari pelabuhan muat ke pelabuhan transit. Jenis kapal ini kecil hanya muat untuk mengangkut 3000an kontainer.
  • Flat Rack Container adalah container yang bagian samping kanan dan kirinya terbuka. Kontainer ini digunakan untuk memuat barang yang lebarnya melebihi standar lebar container DRY.
  • F.O.B adalah Free On Board adalah system pembelian barang dimana semua biaya Pengiriman atau O/F , Asuransi dan harga barang dibayarkan setelah kapal sampai atau di pelabuan bongkar.
  • Freight Collect adalah Sistem pembayaran biaya pengiriman barang di pelabuhan bongkar.
  • Freight Prepaid adalah Sistem pembayaran biaya pengiriman barang di pelabuhan muat.
  • LCL adalah Less than Container Loaded yaitu system pengiriman barang tanpa menggunakan container atau dengan kata lain pengiriman barang yang kapasitasnya dibawah standar kapasitas muat container.
  • Measurement / Cubication / CBM adalah ukuran kubikasi suatu barang export baik itu. Perhitungan Kubikasi ini sangat penting dikuasai oleh para exporter untuk menentukan jenis pengirimannya. Apakah menggunakan Kontainer 20ft, 40ft,40HQ atau 45ft. Atau apabila menggunakan truck apakah akan dikirimkan dengan menggunakan truck tronton, truck angkel, truck box / diesel atau truck built up.
  • Mother Vessel adalah Kapal pengangkut / kapal besar yang mengangkut muatan dari pelabuhan transit ke pelabuhan tujuan diseluruh penjuru dunia.
  • Net Weight / N.W. adalah berat bersih barang tanpa kemasan.
  • Notify Party adalah pihak ketiga selain Consignee yang mengetahui adanya sebuah pengiriman barang.
  • Open Top Container adalah Kontainer yang bagian atasnya bisa dibuka / terbuka. Kontainer ini dgunakan untuk pengiriman barang yang tingginya melebihi standar ketinggian container DRY.
  • Open Stack ( O/S ) adalah waktu dibukanya container / barang boleh di tempatkan di UTPK atau warehouse.
  • Packing List adalah Daftar Sistem Pengepakan. Packing List ini diterbitkan oleh setiap exporter setiap kali akan export. Data2 Packing List inilah yang akan di muat pada Bill of Lading maupun AirWayBill. Packing List berisikan data2 Nama dan alamat Shipper, Nama dan Alamat Consignee, Nama dan Alamat Notify Party (jika ada), Nama Barang, Jumlah dan Jenis Kemasan, Jumlah barang, Berat Bersih / Net Weight, Berat Kotor / Gross Weight, Kubikasi, Shipping Marks & Numbers / Keterangan yang tertulis pada kemasan, Nama Vessel, Pelabuhan Muat, Pelabuhan Bongkar.
  • Part Of Shipment adalah Pengiriman Barang menggunakan 1 kontainer dimana didalam container tersebut terdiri dari berapa nama shipper namun dengan tujuan satu Consignee.
  • P.O.D adalah Port of Discharge yaitu Pelabuhan Bongkar.
  • P.O.L adalah Port Of Loading yaitu Pelabuhan Muat.
  • Place of Delivery yaitu Tujuan akhir Pengiriman Barang.
  • Place of Receipt yaitu Tempat Penerimaan Barang.
  • Reefer Container adalah container yang memiliki pengatur suhu. Biasa digunakan untuk pengiriman produk makanan yang membutuhkan suhu tertentu.
  • Shipping Instructions adalah surat pengajuan pengiriman barang yang diterbitkan oleh shipper.
  • Space adalah tempat yang tersedia didalam kapal.
  • Shipping Schedule adalah Schedule Keberangkatan Kapal / Pesawat.
  • Stuffing / Loading adalah proses pemuatan barang export kedalam container atau truck angkutan (berlaku untuk kegiatan export)

Indokurir.com:

Ongkir JNE Naik 8 Juni 2015

Ongkir jneindokurir.com Untuk kamu yang doyan belanja online atau menggunakan jasa ekspedisi untuk keperluan pengiriman barang, ada informasi penting untuk diketahui. Karena tertanggal 8 Juni 2015, JNE, salah satu ekspedisi terkemuka di dalam negeri tengah memberlakukan tarif terbaru. Ongkos terbaru ini diberlakukan untuk area JABODETABEKKAR (+Karawang) yaitu sebesar 5% hingga 10% dari tarif awal Rp 8.000. Jadi jangan kaget lagi ya, kalau tiba-tiba ketika ingin memesan barang, ongkos kirimnya sedikit bertambah.

Berikut ini surat resmi dari manajemen JNE :

No.033/MDR-JNE/VI/2015
Jakarta, 27 Mei 2015

Kepada Yth. Customer JNE

Di Tempat

Perihal : Penyesuaian Tarif Layanan Pengiriman JNE 2015

JNE sebagai perusahaan nasional yang bergerak di bidang jasa pengiriman dan pendistribusian, sejak berdirinya di tahun 1990 hingga kini, tetap konsisten untuk menciptakan inovasi-inovasi produknya dan kualitas layanannya. Kesuksesan yang diraih ini tidak lepas dari kepercayaan dan loyalitas para pelanggan yang dengan setia menggunakan jasa JNE. Selama hampir 25 tahun, JNE terus melakukan pembenahan baik dari sisi pelayanan maupun produknya, sehingga tidak saja dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan namun juga ikut menciptakan trend dan benchmark mutu industri pengiriman ekspres di Indonesia.

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pelanggan setia JNE, maka mulai tanggal 8 Juni 2015 tarif layanan JNE untuk pengiriman dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Karawang (JABODETABEKAR) akan mengalami penyesuaian sebesar kurang lebih 5% – 10% Pada kebijakan perusahaan mengenai penetapan tarif , tetap akan diberlakukan empat zona tarif di setiap kota dan di tiap zona akan terdapat tariff flat. Pemberlakuan tarif baru ini juga merupakan bentuk peningkatan operasional pengiriman JNE dimana terdapat pertumbuhan jumlah pengiriman yang diiringi dengan semakin ketatnya penjagaan serta pengamanan barang.

Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas nama seluruh manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kepercayaan Bapak/ Ibu dalam menggunakan produk layanan JNE selama ini.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi :

Customer Care JNE

Telp: 021 – 2927 8888 email: customercare@jne.co.id

Fb: JNE Pusat/ Twitter: @JNE_ID

Hormat kami,

Manajemen JNE

NB silahkan cak ONGKIR INDOKURIR, harga kami belum naik , trims

Indokurir.com:

Cara Hitung Tarif expedisi

Tarif expedisi – Pada saat akan mengirim suatu barang, alangkah lebih baiknya, apabila kita tahu 2 hal berikut :

  1. Berat barang yang akan kita kirim ( satuan bisa kilo (kg) atau gram (gr))
  2. Dan volume/kubikasi barang tersebut.

Kenapa hal tersebut penting? Agar kita tidak terperanjat saat membayar ongkir kita.  Pihak ekspedisi akan mematok harga berdasarkan 2 hal berikut :

  1. Minimun charge, apabila nilai berat barang dan kubikasinya dibawah minimum charge yang berlaku

Contoh : 
kiriman dari surabaya ke jakarta pakai ekspedisi “X”, nilai minimum charge untuk 5 kg pertama adalah Rp 35.000,-, ini artinya apabila kita kirim barang   2 kg, maka harga yang harus kita bayar adalah Rp 35.000,-

  1. Nilai tertinggi antara berat barang atau kubikasinya, apabila melebihi minimum charge :

Contoh:
berat barang yang dikirim adalah 7 kg, sementara dimensi barang tersebut P. 100 L.50 T. 75, apabila barang tersebut dikirim ke jakarta dengan ekspedisi ” X”, yang mana ketentuan sebagai berikut :

* 5 kg pertama Rp 35.000,- dan Rp 1.000,-/kg untuk berat selanjutnya, maka perhitungannya sebagai berikut :

  1. HITUNG BERAT : = 7kg – 5 kg = 2 kg * Rp 1.000 + Rp 35.000,- = Rp 37.000,- ( versi berat barang )
  1. HITUNG KUBIKASI ( KILO VOLUM ) = ( P x L x T  ) / 4000 =  ( 100 cm x 50 cm x 75 cm ) / 4000 cm = 93,75 kg = 93,75 – 5kg = 88,75 kg = 88,75 kg * Rp 1.000,- + Rp 35.000,- = Rp 123.750,- (versi kubikasi barang )

Nah, sekarang mohon diperhatikan lonjakan harganya antara versi berat dan kubikasi barang, Pihak ekspedisi pastinya akan mengenakan kita Tarif kubikasi Barang yakni sebesar Rp 123.750,-

Indokurir.com

Indokurir.com: